Gropyokan tikus terpadu

Tikus adalah hama tanaman yang sulit dikendalikan, hal ini yang terjadi di lahan pertanian Desa Tanjang dan desa sekitar tetangga. Tahuin 2017 adalah tahun di mana bayak petani yang gagal panen padi karena serangan hama tikus yang luar biasa hebatnya. Sehingga banyak cara yang digunakan oleh petani Desa Tanjang baik secara instan maupun konfensional. Cara instan yang paling efektif adalah dengan memasang kawat beraliran listrik baik dari PLN maupun dari genset tenaga bensin, namun cara ini sebenarnya dilarang oleh pemerintah karena sangat berbahaya yang dapat meninmbulkan korban jiwa dan ini sudah sering terjadi, tapi apa boleh buat ……………..

Cara ifektif lain yang mudah dan tidak membahayakan adalah dengan melakukan gropyokan tikus disamping kita diingatkan akan sifat gotong royong dan kerja sama masyarakat desa, Kalau gropyokan tikus ini dilakukan sesering mungkin Insyaalloh populasi tikus akan berkurang dan petani senang hasil pertanian akan melimpah sehinga tidak usah import beras, jangan lupa Zakat untuk para duafa”, sehingga hasil dari pertanian kita berkah.

Insyaalloh besok hari Jum’at  tanggal 19 Januari 2018 di areal sawah Pompanisasi Desa Tanjang  (Areal Kelompok Tani 2) akan dilakukan Gropyokan tikus yang melibatkan kurang lebih 50 petani dan anggota Koramil Gabus. (Dokumentasi menyusul)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan